Mira dan Idolanya

 Hai semua, Idolaku adalah nadin amizah, nadin amizah adalah seorang gadis bersuara merdu yang kini dikenal sebagai salah satu musisi muda berbakat di indonesia, dia lahir pada 28 mei 2000 di Bandung. Sejak kecil, dia tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan kehangatan keluarga. Dari kecil, nadin memang sudah akrab dengan musik. Ibunya sering memutarkan lagu lagu lawas yang penuh makna, sementara ayahnya memperkenalkan berbagai jenis instrumen. Kebiasaan sederhana itulah yang perlahan menanamkan kecintaan nadin pada dunia seni.

Ketika beranjak remaja, Nadin mulai berani bernyanyi di depan banyak orang. Awalnya hanya di sekolah atau acara kecil bersama teman-teman. Namun, keberanian itu semakin besar saat dia memberanikan diri mengunggah suaranya di media sosial. Tak disangka, unggahan itu mendapat respons positif. Banyak orang mulai jatuh cinta pada suara khasnya yang lembut, jujur, dan penuh perasaan. Dari sanalah pintu menuju dunia musik profesional terbuka. 

Tahun 2017 menjadi titik awal. Nama nadin mulai dikenal publik setelah dia berkolaborasi dengan dipha barus dalam lagu "All Good". Lagu tersebut membawa nadin ke panggung yang lebih luas, mempertemukannya dengan banyak pendengar baru. Walaupun saat itu usianya masih sangat muda, nadin berhasil menunjukkan kualitas vokalnya yang matang dan penuh karakter. Dari pengalaman itu, dia belajar banyak tentang dunia musik, mulai dari proses rekaman hingga tampil di atas panggung besar. 

Seiring waktu, Nadin menemukan jati dirinya sebagai musisi. Dia tidak hanya ingin bernyanyi, tetapi juga menulis lagu lagunya sendiri. Menulis menjadi ruang paling pribadi baginya. Melalui kata kata yang dia rangkai, Nadin berbicara tentang cinta, keluarga, kehilangan, bahkan kegelisahan sebagai anak muda. Setiap bait yang dia tulis terasa seperti lembaran dari buku harian yang terbuka untuk para pendengarnya. Inilah yang membuat karya nadin begitu dekat dengan hati banyak orang. 

Pada tahun 2020, Nadin merilis album perdananya berjudul "Selamat ulang tahun". Album ini bukan sekedar kumpulan lagu, melainkan sebuah perjalanan emosional yang dia persembahkan untuk dirinya sendiri, juga untuk orang orang yang tumbuh bersamanya. Lagu lagu seperti "bertaut" dan "sorai" menjadi anthem bagi banyak pendengar yang merindukan kedekatan dengan keluarga maupun sahabat. Suaranya yang lembut, lirik yang puitis, serta alunan musik yang sederhana namun menyentuh, membuat album tersebut mendapat sambutan hangat. 

Bagi nadin, musik bukan hanya hiburan. Dia melihatnya sebagai cara untuk menyembuhkan luka dan merangkul perasaan. Konser konser intim yang dia adakan pun selalu diwarnai interaksi hangat dengan penonton. Dia sering bercerita tentang latar belakang lagunya, dari situlah lahir julukan bahwa konser nadin lebih mirip seperti "sesi bercerita" ketimbang sekadar pertunjukan musik. 

Di balik kesuksesannya, Nadin tetap seorang gadis sederhana yang mencintai hal hal kecil dalam hidup. Dia suka menulis diary, membaca buku, dan menghabiskan waktu dengan orang orang terdekat. Baginya, inspirasi bisa datang dari percakapan singkat, momen kebersamaan, atau bahkan dari rasa sepi. Semua itu dia ubah menjadi karya yang indah. 

Kini, Nadin Amizah telah menjadi salah satu musisi yang diperhitungkan di indonesia. Dengan suara khasnya, lirik yang jujur, serta kejujuran dalam bermusik, dia berhasil menciptakan ruang yang hangat di hati pendengar. Perjalanannya masih panjang, namun satu hal yang pasti, Nadin akan terus menulis, bernyanyi, dan bercerita, agar setiap orang yang mendengarkan merasa tidak sendirian.

Hal hal positif dari Nadin Amizah : 

1.  Kejujuran dalam berkarya

2. Berani memulai dari hal kecil

3. Berani menjadi diri sendiri



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEGATHRUST DIINDONESIA (Almira)

MEGATHRUST (tata)

MEGATHRUST (Erent)