tata dan idolanya

                             
                                    BERNADYA RIBKA JAYAKUSUMA

     Hai haii semuanya, kenalin aku Callysta Mutya Nathania dan dia adalah idolaku, Seorang Bernadya Ribka Jayakusuma, atau yang biasa kita kenal dengan nama panggung Bernadya. Ia lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 16 Maret 2004. Saat ini usianya masih muda sekitar 21 tahunan, tetapi namanya sudah di kenal cukul luas. Dari sekian banyak penyanyi di Indonesia, Bernadya adalah salah satu yang bisa membuatku merasa begitu tenang dengan setiap lagu yang ia nyanyikan. Pertama kali aku mengenal Bernadya lewat salah satu lagunya yang viral di media sosial. Saat itu aku hanya iseng mendengar lagunya, tapi entah mengapa, suaranya yang lembut dan penuh emosi membuatku ingin tahu lebih banyak tentang dirinya. Sejak kecil, ia sudah suka bernyanyi. Kariernya dimulai saat ia mengikuti ajang pencarian bakat The Voice Kids Indonesia tahun 2016, di mana ia masuk ke tim Tulus. Walaupun tidak sampai menjadi juara, pengalaman itu menjadi pijakan penting yang membuatnya semakin percaya diri dan yakin bahwa dunia musik adalah jalan hidupnya.

     Perjalanan seorang Bernadya tidak selalu mulus, Ia pernah membentuk duo bersama kakaknya bernama Celine & Nadya. Mereka merilis beberapa lagu dan bahkan sebuah album berjudul Love, Youth, You, Ch. 1. Tapi itu berjalan sampai sekitar tahun 2022, namun akhirnya duo itu berhenti karena sang kakak ingin fokus kuliah. Namun, Bernadya tidak menyerah. Tahun 2022, ia memulai karier solonya dengan merilis lagu “Apa Mungkin”, Lagu itu langsung diterima dengan baik oleh banyak orang, Termasuk aku. Sejak saat itu, langkah Bernadya semakin mantap. Pada sekitar tahun 2023 merilis EP pertamanya yang diberi nama terlintas. Album perdananya sebagai solois penuh, "Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan", dirilis. Album ini mencerminkan perjalanan emosional, terutama tentang hubungan yang mengalami pasang surut. Lagu lagunya sering viral di media sosial, menjadi latar belakang video video pengguna TikTok dan media sosial lainnya. Lagu-lagunya seperti “Satu Bulan” hingga berhasil mencuri hati pendengar di seluruh Indonesia. Bahkan, lagunya sampai memecahkan rekor streaming di Spotify. Album Sialnya, Hidup Harus Terus Berjalan menjadi salah satu album yang paling banyak didengarkan dalam sehari di Indonesia dan memperkuat posisinya di tangga lagu. Ia juga mendapatkan nominasi sebagai Pendatang Baru Terbaik di Anugerah Musik Indonesia 2023. Tapi yang membuatku kagum bukan hanya kesuksesannya, melainkan sikapnya yang rendah hati dan konsistensinya dalam berkarya. Ia berani jujur dalam lagu-lagunya, menceritakan rasa sakit, jatuh cinta, hingga kehilangan. Kejujuran itulah yang membuat banyak orang merasa relate, termasuk aku. Rasanya seperti ia sedang menyuarakan isi hatiku yang tidak mampu di ucapkan. 

     Banyak hal positif yang bisa kutiru dari Bernadya. Ia berani mengejar mimpinya meskipun jalan yang ditempuh penuh tantangan. Ia juga tidak cepat menyerah meskipun pernah gagal di kompetisi dan kehilangan partner bermusik. Justru dari kegagalan itulah ia bangkit dan semakin bersinar. Selain itu, Bernadya adalah contoh nyata bahwa usia muda bukanlah halangan untuk berkarya dan meraih pengaruh positif. Melalui keberanian, usaha terus-menerus, dan ketulusan dalam berkarya, dia berhasil menjadi suara yang didengar oleh banyak orang. Ia juga membuktikan bahwa anak muda bisa tetap mengejar pendidikan sekaligus karier, karena ia tetap melanjutkan kuliah di tengah kesibukan bermusik. Jika punya mimpi, harus berani mencoba. Tidak cepat menyerah meski ada kegagalan atau fase yang sulit. Kreativitas dan keaslian itu penting menulis sendiri lagu dan berekspresi pribadi bisa membawa karya menjadi luar biasa. Pentingnya memanfaatkan teknologi dan platform digital agar karya bisa tersebar luas. Pendidikan tetap bisa dijaga meski mengejar karier seni. Dari Bernadya aku belajar bahwa kunci sukses adalah ketulusan, keberanian, dan konsistensi. Ia mengajarkan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan perasaan, memberi kekuatan, dan menginspirasi banyak orang. Bagiku, mengidolakan Bernadya bukan hanya tentang menyukai lagunya. Lebih dari itu, ia adalah sosok yang membuatku berani bermimpi, berani menghadapi kegagalan, dan percaya bahwa dengan kerja keras, semua hal bisa dicapai. Itulah mengapa aku bangga menjadikan Bernadya sebagai idolaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEGATHRUST DIINDONESIA (Almira)

MEGATHRUST (tata)

MEGATHRUST (Erent)