refleksi kegiatan kokurikuler operet suara demokrasi di sekolah oleh Callysta Mutya Nathania

 




  • Pengalaman belajar sebagai penulis naskah, koreografi, pemeran siswi dalam operet :

  1. saya belajar menulis cerita yang menarik dan bermakna, serta menyesuaikan dialog agar mudah dipahami oleh penonton.
  2. saya menyusun gerakan dan formasi tari agar sesuai dengan irama musik dan tema operet.
  3. saya menghafalkan dialog dan berlatih menjiwai peran dengan ekspresi, dan gerakan yang tepat.
  4. saya belajar pentingnya kerja sama dan komunikasi agar semua bagian pementasan berjalan lancar.
  5. saya memperoleh pengalaman berharga tentang tanggung jawab, kreativitas, dan kepercayaan diri.
  • Kekurangan selama melakukan operet :
  1. untuk koreografi anak² cowok susah di atur
  2. banyak miskomunikasi antar anggota, jadi saat awal² latihan tidak berjalan lancar.
  3. beberapa pemain sulit menjiwai perannya, terutama dalam menampilkan ekspresi yang sesuai
  4. pemeran antagonis masih kurang maksimal dalam memerankan karakternya di atas panggung.
  5. beberapa anggota sulit diatur dan kurang disiplin saat latihan.
  • Rencana tindak lanjut untuk kegiatan kokurikuler pada semester depan :
  1. meningkatkan kedisiplinan dan keaktifan anggota agar kegiatan berjalan lebih teratur dan produktif.
  2. banyak komunikasi antar anggota agar tidak terjadi miskomunikasi.
  3. membangun kekompakan (chemistry) dan semangat tim melalui kegiatan kebersamaan di luar latihan.
  4. meningkatkan semangat dan motivasi agar semua anggota lebih aktif dan antusias mengikuti kegiatan.
  5. menetapkan pembagian tugas yang jelas supaya setiap anggota tahu tanggung jawabnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEGATHRUST DIINDONESIA (Almira)

MEGATHRUST (tata)

MEGATHRUST (Erent)